Cerpen: Aim dan Anak Jangkrik

Masih dengan khusyuk menyirami lubang jangkring di halaman samping rumah Pakde Parsam yang penuh rumput Jepang aku makin kesal karena si jangkrik tetap tidak mau keluar dari sarangnya. Sudah tidak terhitung rasanya aku bolak-balik mengambil air menggunakan batok kelapa dari bak air yang digunakan untuk menampung air hujan di belakang rumah. Hari ini panas sekali, […]

Senar Senja: Dialog Hujan, Siapa sih mereka?

Bicara Rindu Bicara Haru Luangkan ruang imajimu Bernyanyi Merdu Bernyanyi sendu Bebaskan birunya hatimu Tanpa kata Tanpa nada Rintik hujan pun menafsirkan kedamaian Hanya rasa Hanya prasangka Yang terdengar di dalam……Dialog Hujan   One of my favourite song of all time….Liriknya indah, musiknya bikin tenang, the best pokoknya. Kebetulan gue emang suka sama yang namanya ujan, bau […]

Curhat: Kartini Hanya Simbol!

Gue sebenernya gak terlalu tertarik untuk nulis soal Kartini diblog ini. Karena menurutku gue pribadi sih Kartini terlalu di kultuskan dan di puja terlalu berlebihan oleh orang Indonesia, seakan hanya beliau tokoh feminisme pada masa Hindia Belanda. Tapi karena gue baca artikel yang ditulis Arzia Tivany Wargadiredja di website VICE Indonesia (link bisa cek disini) tangan […]

Curhat: Aktivis Sastra

Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun setiap abad, pemuda terus dan terus berkumpul membentuk kelompok-kelompok kecil hanya karena dilandasi kesamaan visi. Membentuk komunitas-komunitas berlantai ideologi beratapkan mimpi, berkumpul berdiskusi  bagaikan virus menyalurkan ide-ide penuh semangat ke setiap anggota kelompoknya. Aktivis katanya. Menyuarakan hak-hak rakyat kecil jeritnya. Tidak sedikit pemuda yang berteriak lantang bagaikan […]

Curhat: Sukajadi, 7 Februari 2016

Tubuh yang semakin dewasa bergetar, entah karena dua cangkir kopi atau inspirasi-inspirasi yang terlalu hebat datang bertubi tanpa jarak. Perasaan bahasgia bercampur sedih melihat rapuhnya manusia Aku kan juga manusia Bagaimana kita bisa begitu senang dengan hanya berimajinasi? Dinginnya Sukajadi membekukan otakku sesaat. Membuat sajak amburadul saja menenangkan hatiku yang gundah. Entahlah, tubuhku bergetar hebat […]

Puisi: Pohon Nangka di Perempatan Jalan

Pohon nangka di perempatan jalan Berbuah tanpa diminta Besar-besar pula Sebesar kepala Sapi Brahma Sang Tuan dirumah kah? Ah, lagipula dirumah atau tidak tak kan jadi masalah Akan kuambil buah itu malam ini Tinggal kutunggu becak pangkalan pergi agar tak ada saksi Kalaupun ia tak mau pergi, tinggal kubagi dua buah nangka itu Toh besar-besar […]