Puisi: 01001110 01101001 01100001

01000001 01101011 01110101 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01101011 01100001 01101101 01110101 00100000 01100100 01101001 01101110 01100100 01100001 00100000 01101010 01100001 01101110 01110100 01110101 01101110 01100111 01101011 01110101 00100000 01100010 01100101 01110010 01100111 01100101 01110100 01100001 01110010 00100000 01101000 01100001 01101110 01111001 01100001 00100000 01100100 01100101 01101110 01100111 01100001 01101110 00100000 01101101 01100101 01101110 01100111 01101001 01101110 01100111 01100001 01110100 00100000 01110011 01100101 01101110 01111001 01110101 01101101 01101101 01110101 00100000 01000001 01101011 01110101 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01101011 01100001 01101101 01110101 00100000 01100100 01101001 01101110 01100100 01100001 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01110011 01100101 01101011 01100001 01101100 01101001 00100000 Advertisements

Curhat: Aktivis Sastra

Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun setiap abad, pemuda terus dan terus berkumpul membentuk kelompok-kelompok kecil hanya karena dilandasi kesamaan visi. Membentuk komunitas-komunitas berlantai ideologi beratapkan mimpi, berkumpul berdiskusi  bagaikan virus menyalurkan ide-ide penuh semangat ke setiap anggota kelompoknya. Aktivis katanya. Menyuarakan hak-hak rakyat kecil jeritnya. Tidak sedikit pemuda yang berteriak lantang bagaikan […]

[Puisi] Surat Pendek Si Agus

Untuk Anggrek, Jikalau waktu ini sampai. Akan ku genggam erat embun subuh rumahmu. Tak kan kulepas. Tak kan kulewati. Bahkan walau hanya sekejap. Sampai keram ini kaki. Akan kutunggu hingga subuh menjadi pagi, meskipun peluh bercucuran. Ku tak bisa mengucap, apalagi berikrar dibawah langit. Aku tak berani ya Anggrek hutanku. Dan bila mereka berjanji pada […]

Puisi: Pesan Pencopet Kepada Pacarnya

Karya: W.S. Rendra Siti, kini aku makin ngerti keadaanmu Tak ‘kan lagi aku membujukmu untuk nikah padaku dan lari dari lelaki yang miaramu Nasibmu sudah lumayan Dari babu dari selir kepala jawatan Apalagi? Nikah padaku merusak keberuntungan Masa depanku terang repot Sebagai copet nasibku untung-untungan Ini bukan ngesah Tapi aku memang bukan bapak yang baik […]