Puisi: Keputusan

Ma, tak terbendung lagi sedihku Ma, yang kucinta meringkuk terhina Tubuhnya yang dulu segar sekarang penuh koreng dan luka Aku lihat pelakunya Ma Semua orang lihat pelakunya Namun apa daya aku hanya dapat menghamba Dengar Ma Dengar Pa Suara yang kucinta Suara yang sudah parau mengiba Namun apa daya aku hanya dapat menghamba   Ma, […]

Puisi: Lakon Senayan

Hah! Sudah kuduga…sudah di duga Ia pun mengambil amplonya, Ha..ha..ha! Dasar kau Petruk, tak malu kah kau menjilat ludahmu sendiri Tugas Partai? Ah! Semua yang disini pun melaksanakan tugas Partai Lihat saja Bagong disana, peduli setan tugas Partai atau bukan, toh tetap dia ambil juga Hei Petruk! Jangan lah kau berlagak suci Nanti akan ada […]

Puisi: Kasih

Hai kasih, apa kabarmu? Sore ini matahari memerah bulat sempurna Seperti wajahmu yang merona tatkala tertawa Halo kasih, gimana hari-harimu? Sore ini matahari hangat sekali Seperti kehadiranmu di sisiku dulu.   Eh kasih, aku rindu Rindu sekali Bolehkah aku menangis lagi karenamu? Muak aku dengan puisi yang bertele-tele Aku hanya ingin kau jadi syair ku […]

Puisi: 01001110 01101001 01100001

01000001 01101011 01110101 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01101011 01100001 01101101 01110101 00100000 01100100 01101001 01101110 01100100 01100001 00100000 01101010 01100001 01101110 01110100 01110101 01101110 01100111 01101011 01110101 00100000 01100010 01100101 01110010 01100111 01100101 01110100 01100001 01110010 00100000 01101000 01100001 01101110 01111001 01100001 00100000 01100100 01100101 01101110 01100111 01100001 01101110 00100000 01101101 01100101 01101110 01100111 01101001 01101110 01100111 01100001 01110100 00100000 01110011 01100101 01101110 01111001 01110101 01101101 01101101 01110101 00100000 01000001 01101011 01110101 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01101011 01100001 01101101 01110101 00100000 01100100 01101001 01101110 01100100 01100001 00100000 01110010 01101001 01101110 01100100 01110101 00100000 01110011 01100101 01101011 01100001 01101100 01101001 00100000

Puisi: Pohon Nangka di Perempatan Jalan

Pohon nangka di perempatan jalan Berbuah tanpa diminta Besar-besar pula Sebesar kepala Sapi Brahma Sang Tuan dirumah kah? Ah, lagipula dirumah atau tidak tak kan jadi masalah Akan kuambil buah itu malam ini Tinggal kutunggu becak pangkalan pergi agar tak ada saksi Kalaupun ia tak mau pergi, tinggal kubagi dua buah nangka itu Toh besar-besar […]