Payung Teduh: “Akad” Apasih Makna dan Ceritanya?

maxresdefault

Halooooo buat kalian para penggemar Payung Teduh!

Karena banyak dari temen gue yang bertanya-tanya makna dari lagu Akad yang merupakan single terbaru dari Payung Teduh ini, akhirnya gue memberanikan diri mengulas sedikit apasih sebenernya yang mau Om Is dan kawan-kawannya ini sampaikan ke pendengarnya yang setia? Oke first of all ayo kita liat dulu lirik dari lagu Akad ini.


AKAD

Betapa bahagianya hatiku, saat ku duduk berdua denganmu

Berjalan bersamamu. Menarilah denganku

Namun bila hari ini adalah yang terakhir
Tapi ku tetap bahagia
Selalu kusyukuri
Begitulah adanya
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
Dan buat kau bersedih
Bila nanti saatnya t’lah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat nanti senja tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan diujung waktu
Sudilah kau temani diriku
*
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
dan buat kau bersedih
Bila nanti saatnya t’lah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah tlah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan diujung waktu
Sudilah kau temani diriku
Sudilah kau menjadi temanku
Sudilah kau menjadi istriku


Nah setelah membaca lirik diatas sudah ada bayangan sedikit kah?

Oke, kebanyakan yang bingung dengan lagu ini adalah karena mereka terpaku dengan cerita dari video musik yang Payung Teduh unggah di Channel YouTube mereka. Dimana ada dua video dengan format cerita yang sedikit berbeda.

  1. Official Lyrics Video

Disini Payung teduh menggambarkan bagaimana dua sejoli yang sedang memadu kasih sedang pada puncak bahagianya. Namun saat lirik “Namun bila kau ingin sendiri. Cepat cepatlah sampaikan kepadaku” sang wanita terlihat sedang marah dan meninggalkan si Pria sendiri. Namun kembali lagi setelah itu.

2. Official Video

Lain cerita dengan video no. 1 tadi, disini Payung Teduh menceritakan seorang bapak-bapak supir taksi yang menjadi saksi setiap kisah cinta pasangan-pasangan yang menjadi penumpangnya. Ia melihat ada yang sedang berpacaran mesra, suami istri beserta anaknya, maupun seorang gadis yang sedang bertengkar dengan pasangannya melalui handphone. Ia bahagia melihat setiap hal itu, ia seakan menjadi bagian dari kisah cinta mereka. Namun di akhir video yang merupakan plot twist ternyata istri dari bapak tersebut telah meninggal dan hari itu adalah hari ulang tahun pernikahan mereka. Ia tetap setia mencintai sang istri yang sudah meninggal dunia.

Naaah! dari dua video tersebut sebenernya kedua-dua nya sangat relevan dengan lagu akad ini sendiri. Lagu akad ini menceritakan dua keadaan yang akan dilalui setiap manusia bersama pasangannya, yaitu: Sebelum menikah, dan setelah menikah. Dan Akad itu sendiri adalah sesuatu yang mengikat dua keadaan tersebut menjadi satu. Dimana akad itu sendiri merupakan sumpah si Pria kepada Tuhannya melalui perantara Ayah/Wali sang wanita untuk menjaganya hingga akhir hayat hidupnya.

Oke yang pertama,

Dalam video pertama dimana pasangan yang berada dalam keadaan Sebelum menikah sedang menjalin cinta. Mereka terlihat bahagia namun ada saat-saat dimana muncul lirik yang seakan-akan itu berasal dari mulut Si Pria “Namun bila kau ingin sendiri. Cepat cepatlah sampaikan kepadaku. Agar ku tak berharap. Dan buat kau bersedih”. Ini menjelaskan bagaimana Si Pria ingin meyakinkan kepada Sang Wanita bahwa ia sedang “bersiap”. Dia ingin meyakinkan kepada Wanita bahwa dirinya akan berusaha membahagiakan diri Sang Wanita. Namun bila sang wanita membutuhkan ruang sendiri, dimana Si Pria tidak dibutuhkan dalam rencananya, maka sampaikan secepatnya. Karena bila tidak cepat dikatakan maka sang pria yang sedang “bersiap” ini akan berharap terlalu besar. Setiap pria yang ingin menikahi seorang wanita pasti membutuhkan persiapan yang cukup, dan persiapan membutuhkan waktu. Maka bila Sang Wanita sadar bahwa pria nya sedang menuju dirinya dengan membangun persiapan maka ia pun harus peka untuk mengambil keputusan. Bila ingin berhenti sejenak dari hubungan itu maka secepatnya katakan. Namun bila Sang Wanita sudah sepakat untuk melanjutkan hubungan, maka Si Pria pun melanjutkan liriknya menjadi:

“Bila nanti saatnya t’lah tiba. Kuingin kau menjadi istriku. Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan. Berlarian kesana-kemari dan tertawa”. Bahasa kiasan yang dipakai disini cukup mudah untuk dimengerti. Dimana maksud dari “terik dan hujan” serta “berlarian kesana-kemari dan tertawa” disini bisa berarti setiap rintangan yang akan mereka hadapi sebagai pasangan, Si Pria ingin bersama-sama menghadapinya dengan bahagia. Layaknya anak kecil yang tidak mengindahkan teriknya matahari siang hari bolong dan tetap hujan-hujanan tanpa memikirkan akan sakit flu. Selama ia bersamanya. Maka sepanas apapun matahari itu, sedingin apapun hujan hari itu, tetap akan menjadi hari bahagia bersama.

Selanjutnya yang kedua,

Dalam video kedua bercerita bapak-bapak yang berada dalam keadaan Setelah menikah hingga maut memisahkan. Bila ditelaah dari lirik berikut “Namun bila saat berpisah tlah tiba. Izinkanku menjaga dirimu. Berdua menikmati pelukan diujung waktu”, banyak yang berpikiran kata berpisah disitu berarti “putus” atau selayaknya berpisah antar pasangan. Namun bila kita lihat lagi kata-kata “menikmati pelukan diujung waktu” maka hal ini memiliki arti lebih dalam dan romantis dari yang terlihat di permukaan. Bila ujung waktu yang dimaksudkan adalah “kematian” yang sering di analogikan dengan senja, dimana cahaya matahari tenggelam menghilang dari garis horison seakan cahaya telah meninggalkan dunia, karena itu merupakan waktu puncak perubahan keadaan dunia, dari terang menjadi gelap, dari siang menjadi malam, dari hidup menjadi mati. Bila memang itu maksudnya, maka kata-kata “bila saat berpisah tlah tiba” adalah saat dimana salah satu dari kedua pasangan yang sudah bersumpah setia ini akan meninggalkan yang satunya menuju Sang Ghaib….Sang Penciptanya. Kematian pun membutuhkan proses, dimana layaknya orang yang akan pergi menggunakan kereta, ada proses dada-dada, atau sekedar mengucap Assalamu’alaikum, maka lirik “saat berpisah” sungguh tepat. Dimana Payung Teduh disini menunjuk waktu secar spesifik, yaitu waktu antara hidup dan mati, atau agar lebih mudah di mengerti ini seperti proses Sakaratul Maut. Pada saat itu Si Pria bersumpah bahwa ia akan menjaganya, akan berada di sisi Sang Wanita untuk terus memeluk raga maupun jiwanya demi menuju akhir hidupnya. Agar ia tidak sendiri disaat akhirnya. Ini adalah sumpah setia terbaik dari seorang manusia untuk kekasihnya. Dan dengan tenang pula Si Pria akan menunggu ujung waktunya untuk bertemu dengan kekasihnya lagi. Dengan tenang ia akan mendekap pelukan hangat dari waktu akhirnya. Dan diantara waktu-waktu itu, ia akan terus mencintai Sang Wanita.

Hingga akhir hayat.

Memenuhi janjinya pada Tuhan disaat dulu.

Dulu sekali,

sewaktu AKAD.

Gitu sih menurut gue makna dan cerita yang ingin disampaikan oleh Payung Teduh dalam lagunya kali ini yang berjudul AKAD. Dimana AKAD ini sendiri adalah waktu penting nan sakral, yang mengikat dua waktu: Sebelum Menikah yang menuju akad & Setelah Menikah yang memenuhi sumpah dari akad itu sendiri. Maka judul AKAD disini menurut gue pribadi sudah sangat mewakili dari cerita indah yang ingin disampaikan dari Payung Teduh untuk penggemarnya.

Akad tidak hanya interaksi manusia satu dengan manusia lainnya

Namun Akad juga interaksi Si Pria kepada Tuhannya

Sumpah kepadanya

Untuk menjaga makhluk terindah ciptaannya

Yang bernama Wanita.

 

YOO KAWIN KAWIIIIN!!

Advertisements

12 thoughts on “Payung Teduh: “Akad” Apasih Makna dan Ceritanya?

  1. gan saya tidak faham pada lirik ini.
    “Agar ku tak berharap
    Dan buat kau bersedih”
    si pria yang sedang menunggu jawaban dan berharap kepada si wanita, kenapa membuat si wanita bersedih? sedangkan kalau si wanita ternyata gak suka dan bilang aja ke pria kalo doi ingin sendiri, kenapa di lyric bilangnya “dan buat kau bersedih” ? oh mungkin wanita punya empathy ke pria bahwa dia akan bersedih ketika si pria sedang berharap..
    mohon pencerahannya gan, masih gak mudeng :))

    1. Akan saya coba jawab menurut pemahaman saya ya:

      Contohnya agan yang punya pasangan/sudah menjalin kasih. Sudah menjalin kasih berarti minimal ada sedikit rasa suka apapun keadaannya(contoh: sudah mau putus, sering berantem dll). Nah disini ternyata pasangan agan sangat berharap bisa lanjut kejenjang pernikahan bersama agan. Tapi ternyata agan merasa tidak ada niatan menuju kejenjang itu bersama dia. Apa yang agan rasakan saat itu? Saya rasa kalau normalnya kita pun akan merasa bersalah, sangat bersalah. Namun empati pun saya rasa pasti ada. Bisa dilihat dari kata2 berikut:

      Namun bila kau ingin sendiri
      Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
      Agar ku tak berharap
      dan buat kau bersedih

      Ini adalah bentuk kebijaksanaan bahwa kejujuran lebih diutamakan. Dia katakan “cepat-cepatlah”, itu berarti dia pun siap bila harus ditinggal agan, asal agan bahagia, jangan sampai menahan hal yang seharusnya diungkapkan dari hati.

      seperti itu menurut saya gan, semoga memuaskan hehe

    2. Namun bila kau ingin sendiri
      Cepat-cepatlah sampaikan kepadaku
      agarku tak berharap
      dan buat kau bersedih

      Sebenarnya itu prasa yang sederhana.

      Mungkin ini adalah sebuah cerita di mana wanita dari sang pria sedang menghadapi masa krisis dari penyakit yang di deritannya. Ia akan mengarungi dunia fana “sendirian” setelah kematian menghampirinya. Masa hidupnya yang tinggal sedikit membuat sang pria berpikir bahwa wanita ini akan pergi meninggalkan dirinya dan sang pria “ingin mendengar ” dari wanita yang dicintainya agar menyampaikan apa yang di hadapi si wanita dengan telinganya sendiri dan melerakan dirinya. Karena bagi si pria, jika dia “berharap” terus terhadap sebuah ketidakpastian dan terus memikirkan si wanita setelah ditinggal mati. Arwah si wanita akan merasakan “kesedihan” yang teramat dalam ketika ia melihat dari dunia fana bahwa ternyata pria yang amat dicintainya di dunia masih terus memikirkan dirinya yang sudah meninggal. Dan tidak mencari kebahagiaan kepada wanita lain. yah bisa dibilang, wanita ini sangat mencintai prianya.

      Mungkin di sini, Om is mau menyampaikan ketika sebuah kepasrahan di hadapi oleh pasangan yang saling sangat mencintai, tidak ada lagi keegoisan di antara mereka. Bahkan ketika semua kata-kata yang terucap tak tersirat secara langsung. Mereka berdua bisa saling mengerti dalam bahasa cinta yang mereka ciptakan masing-masing.

      Salam.
      Arthy.

      1. Ah iya, ada yang lupa. cerita akad ini kemungkinan besar terjadi saat pasangan ini belum menikah. tapi sayangnya si wanita udah keburu sakit parah dan selagi menunggu waktu. Sang pria meminta wanita yang dicintainya untuk menjadi istrinya.

        Hari terakhirnya yang di maksud yah mungkin hari terakhir di saat sang wanita akan meninggal.

        Salam,
        Arthy

  2. Akad itu maksudnya akad nikah bro ! Dalam terminologi islam akad adalah bahasa arab yg bermakna ikatan. Sedangkan akad itu ada banyak, ada akad jual beli, akad nikah dan lain-lain. Namun lagu akad disini mengarah pada akad nikah

    1. iya gan, sepakat. Maka dari itu saya bilang maksud dari akad adalah waktu yang mengikat antara dua waktu: sebelum menikah & sesudah menikah.
      Diantara keadaan menikah dengan single itu kan ditengah2nya ada akad gan. Seperti halnya keadaan punya mobil dengan belum punya mobil ditengah2nya ada akad jual-beli mobil.

    1. kalo maksud dari ‘guudeehhh’ ini good maka aku jawab “terima kasih sudah meluangkan waktu membaca”. Tapi kalo maksudnya mau nulis gudeg tapi malah typo maka aku jawab “sama, aku juga laper”. ehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s