Curhat: Negeri Damai

darah_juang_by_arafah-d5efsmm

Sambil nyeruput Kopi Lampung ditambah sebatang rokok Mild, pagi ini gue habiskan dengan bengong sendirian sambil menghayal ngalor ngidul khas mahasiswa angkatan tua yang sudah terlalu lama jomblo. Dari berpikir kenapa kok nama negara ini Indonesia, apa itu demokrasi, apa itu komunis, kenapa kita bermusuhan, sampai-sampai nge-rewind sendiri di dalem kepala video-video dari Prof. Dzakir Naik yang baru ditonton di Youtube malem sebelumnya. Hhh…sungguh dunia yang membingungkan dibayangkan di kepala yang  isinya sangat rumit, lebih baik nyeruput kopi lagi deh, sluuurrp….

Tahun 2015 ini, di negeri damai yang gue tempati sekarang ternyata masih banyak orang marah-marah sama pemerintah di media sosial soal kebijakan yang tidak pro rakyat katanya, tapi ketika diajak mediasi tidak mau, mau nya berkelahi saja dengan polisi, ada juga yang mencaci-maki polisi lalu lintas yang semenit lalu baru dia kasih duit 100.000 rupiah biar gak perlu dateng ke sidang tilang, dan yang lebih seru lagi kalau ada pengendara mobil maupun motor yang ngamuk sama rombongan demo mahasiswa, tapi waktu lagi krisis dan gak ada demo malah mempertanyakan dimana peran pemuda. Hhh…masih bingung mana yang harus dibela, mending ngerokok deh, syuuut ffuuuhh….

Tapi gue juga sedikit berbangga, karena di negeri damai yang berdemokrasi dan ramah serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama ini banyak juga video porno yang sudah diproduksi secara “indie” oleh pemuda-pemudi yang santun tersebut. Yaaah walaupun masih sebatas pakai kamera handphone dan adegannya tanpa skrip, udah lumayan lah  untuk menghibur. Gak ketinggalan, para anggota dewan Republik ini juga suka “ngebuat” nya men, tapi dengan wanita yang lebih highclass, dilihat dari pakaian nya yang bagus, kulitnya yang mulus, wajahnya yang bikin setiap laki-laki terangsang. Bukan dengan ABG yang baru pulang dari sekolah dan suka “main” di kebun orang atau di warnet dekat sekolah hahaha…Lucu juga, waktu para ustadz, pendeta, biksu dll berdakwah larangan maksiat disekolah ehh..mereka malah asik lagi buat film. Nanti kalo ada RUU zina yang bagi ketangkep berzina di hukum cambuk atau lempar batu rame-rame, pasti ada yang kontra, bilangnya pelanggaran Hak Asasi Manusia. Gue juga bingung nih HAM teh batasna aya teu? atau bebas wae? Haduuuh bingung gue, mending nyeruput kopi lagi aja deh, sluuurrp…mantap!

Sambil ngabisin rokok yang tinggal seperempat dan kopi yang tinggal seteguk ini, gue iseng ngecek akun ask.fm yang gue punya. Sekalian kepo cewe-cewe cantik yang jadi artis ask.fm, disini gue suka liat postingan dari orang-orang yang pemikirannya sangat “barat”. Maksudnya mereka itu anak-anak dari peradaban yang sangat jauh dari kata tertinggal, lah wong dari kecil sampe besar udah biasa dengan pemikiran-pemikiran orang kota yang dekat dengan western people, alias pemikiran dunia barat yang canggih nan sekuler, liberal, serta kapitalis. Nah mereka itu yang dikenal sama masyarakat kita dengan sebutan open minded people, tidak kaku serta konservatif layaknya orang timur kebanyakan. Di kota-kota sudah banyak yang menerapkan sistem kebarat-baratan ini, kayak udah rahasia umum kalo kos-kosan itu banyak yang mesum dan dibiarin aja sama orang-orang dengan alasan “itu urusan mereka, asal gak ganggu gamasalah”. Hamil diluar nikah pun jadi semakin marak dan gak jadi hal memalukan untuk keluarga lagi, malah seakan-akan jadi  jalan pintas kalo ngebet cepet nikah.

Tapi di negeri damai nan permai ini masih ada yang berani menentang arus dan secara terang-terangan melawan hal-hal tersebut, padahal dia pasti jadi bahan olok-olok bagi para open minded people. Duh, bingung deh mau ikut ngelawan tapi nanti di olok-olok terus dibilang kolot. Gue pun akhirnya ya diem aja terus bilang “udahlah itu urusan mereka, asal gak ganggu gue gajadi masalah” seperti orang kebanyakan sambil ngisep sisa rokok yang ada, syuuut ffuuuhh….

Batang rokok terakhir pun habis, kopi juga sudah kering, lihat kanan kiri ternyata negeri ini benar-benar masih damai, jadi untuk apa mikirin orang mesum, untuk apa mikirin video porno ABG, dan untuk apa mikirin orang-orang marah sama polisi karena negeri ini masih benar-benar damai. Hingga revolusi terjadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s